Banner IDwebhost
Berita

PGGJ Minta Menara Masjid Agung Al-Aqsha Sentani Dibongkar, Ini Tanggapan Menteri Agama

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – “Selesaikan dengan musyawarah. Kami mendukung penuh langkah-langkah pemuka agama, tokoh masyarakat, dan Pemda yang akan melakukan musyawarah antar mereka,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta, Ahad (18/03) lalu.

Pernyataan Menag sebagaimana dilansir laman kemenag.go.id tersebut menanggapi pernyataan Persekutuan Gereja-gereja di Kabupaten Jayapura (PGGJ) yang dipublikasikan sehari sebelumnya, Sabtu (17/1). Dalam pernyataan tersebut PGGJ menuntut pembongkaran menara Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, karena lebih tinggi dari bangunan gereja yang sudah banyak berdiri di daerah itu.

Menag juga mendukung rencana tokoh agama untuk menggelar dialog yang produktif dengan para pihak terkait.

“Saya telah berkomunikasi dengan para tokoh Islam Papua, juga Ketua Umum PGI Pusat dan Ketua FKUB Papua untuk ikut menyelesaikan masalah tersebut,” lanjutnya.

Lebih jauh Menag mengingatkan agar ketentuan regulasi sebagai hukum positif dan hukum adat beserta nilai-nilai lokal yang berlaku haruslah menjadi acuan bersama.

Kepada masing-masing pihak, Menag meminta untuk mengedepankan sikap saling menghormati dan menghargai, serta tidak memaksakan kehendak dan pandangan masing-masing. Menurutnya, kerukunan antar umat serta persatuan dan kesatuan bangsa harus ditempatkan pada tujuan tertinggi dalam menyelesaikan masalah.

“Kedepankan suasana kedamaian dan kerukunan antar umat beragama di Papua yang telah dicontohkan dan diwariskan para pendahulu kepada kita semua,” ujarnya.

Untuk menindaklanjuti penyelesaian secara musyawarah, Menag telah memerintahkan jajarannya di Kanwil Kemenag Provinsi Papua dan Kakankemenag Jayapura untuk proaktif dalam ikut menyelesaikan persoalan ini. Kakanwil dan Kakankemenag diminta bertindak konkret dengan memfasilitasi proses dialog dan musyawarah yang akan digelar dengan baik.

“Saya minta Kakanwil dan Kakankemenag proaktif dan terus melaporkan progress penyelesaian masalah di sana,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum PGGJ, Pendeta Robbi Depondoye meminta agar pembongkaran menara Masjid Agung Al-Aqsha Sentani, yang dipermasalahkan pihaknya, bisa dilakukan selambat-lambatnya 31 Maret 2018, atau 14 hari sejak tuntutan resmi diumumkan Sabtu (17/3) lalu. Seiring tuntutan tersebut, PGGJ sudah menyurati unsur pemerintah setempat untuk pertama-tama menyelesaikan masalah sesuai aturan serta cara-cara persuasif.

Artikel Terkait

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker