Banner IDwebhost
Berita

Jamaah Thoriqoh Syatoriyah Dukung Prabowo Subianto

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Capres no 02 Prabowo Subianto, Selasa (19/3) menghadiri Silaturahmi Para Ulama dan Kyai se Jawa di Ponpes Majelis Ta’lim Kyai Tambak Deres, Surabaya Jatim

Silaturahmi Alim Ulama/Kyai Jamaah Sulit Thoriqoh Syatoriyah An-Nahdliyyah Indonesia bersama Prabowo Subianto juga menyampaikan dukungan Ahlith Thoriqoh Syatoriyah kepada Capres Prabowo Subianto.

Ketua Umum Ahlith Thoriqoh Syatoriyah An-Nahdliyyah KH Soepiyan menyatakan dukungan jamaah Thoriqoh Syatoriyah An-Nahdliyyah seluruh Indonesia diberikan kepada Prabowo Subianto untuk membawa bangsa Indonesia menuju kemakmuran.

Prabowo Subianto hadir dalam Silaturahmi Para Kiyai Jamaah Thoriqoh Syatoriyah di Surabaya, Selasa (19/3)

Thoriqoh Syatoriyah merupakan anggota Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN), asosiasi Thoriqoh yang diakui oleh NU. Thoriqoh Syatoriyah memiliki jutaan Jamaah yang tersebar di seluruh Indonesia. Terutama di Pulau Jawa, Sumatera dan Sulawesi.

Para ulama dan kyai yang datang antara lain: KH. Raden Maulana Sayyid Ali Zaenal Abidin,KH.Mahfud Malang,KH.Umar Krian, Gus Fuji Banyuwangi, KH. Imam Mahdi Kediri, dan KH. Noer Warji, Grobogan.

Ketua Thoriqot Sathoriah KH. Soepiyan mengatakan, jamaahnya tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan jumlahnya jutaan. “Hasil istikharah kami Pak Prabowo adalah pemimpin yang akan membawa maslahat bagi Indonesia,” kata Kiai Soepiyan.

Karena itu kiai menginstruksikan seluruh jajaran jamaah Sathoriah untuk menyatukan kekuatan untuk mendukung Prabowo.

Dalam sambutannya Prabowo mengatakan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya raya. Karena itu tidak pantas kalau sekarang rakyat Indonesia hidup miskin.

Prabowo mengingatkan, sekarang terlalu banyak uang orang Indonesia yang dibawa keluar negeri. Jumlahnya mencapai lebih dari Rp 11 triliun. Yang tersimpan di Indonesia tidak sampai separohnya, yakni Rp 5 triliun. “Ini salah satu penyebab rakyat kita miskin,” kata Prabowo.

Ditambahkan, harus ada tindakan tegas untuk mengubah keadaan ini. “Kalau tidak, negara kita terancam menjadi negara kleptokrasi, negara yang dikuasai para pencuri,” kata Prabowo. (*)

Tags

Artikel Terkait

Check Also
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker