Banner IDwebhost
Dunia IslamFeatured

Momentum HUT RI, PII Sulteng Launching Program CIP

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Dalam momentum hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 75, Pelajar Islam Indonesia Sulawesi Tengah melaunching program sosial bertajuk Cendekia Islamic Project (CIP), Senin (17/8).

Kegiatan yang digelar di Desa Ape Maliko itu dihadiri langsung Ketua Umum PII Sulteng, Fahmi Yusuf. Menurutnya, agenda CIP adalah program pendidikan peduli pelosok dengan tujuan meningkatkan semangat belajar bagi anak-anak agar tetap semangat belajar dan tetap melanjutkan sekolah meskipun kondisi ekonomi kurang mampu.

Baca juga : Kepala Sekolah SDN Donggala Kodi Sulteng Terkesan dengan Program Relawan PII

“Kami hadir di Desa Ape Maliko dengan kegiatan sosial ini, tentunya untuk menebar semangat belajar bagi anak-anak di pelosok yang jauh dari jangkauan akses pendidikan. Jangan sampai ada yang putus harapan bersekolah,” terang Fahmi yang juga Mahasiswa Universitas Tadulako (UNTAD) ini.

Sementara itu, Dedi Febrianto, selaku penanggung jawab program tersebut menyebutkan bahwa agenda CIP tersebut adalah program PII Sulteng yang menyentuh ranah sosial. “Konsepnya sederhana, program bina desa berbasis literasi untuk anak negeri. Jadi poinya, ini program desa binaan, dan salah satu produknya adalah taman baca,” tuturnya.

Program CIP yang diselenggarakan oleh PW PII Sulawesi Tengah.

Dedi juga mengungkapkan bahwa dalam agenda kali ini, ada beberapa program yang diselenggarakan, diantaranya outbond edukasi, ruang inspirasi, nonton film pendidikan dan launching program CIP.

Baca juga : PII Bikin Alter School dan Trauma Healing untuk Korban Gempa Sulteng

“Pasca launching ini, Ape Maliko akan menjadi desa binaan yang akan ada program berkelanjutan. Salah satu yang akan kami target di 3 bulan kedepan adalah berdirinya taman baca bagi anak-anak dan masyarakat,” tambahnya.

Dedi selaku Ketua Bidang Komunikasi Ummat PII Sulteng, menegaskan bahwa PII terus konsisten berkontribusi untuk bangsa, khsususnya bagi pendidikan di Sulawesi Tengah. Menurutnya, masih banyak ruang pendidikan di daerah yang masih memerlukan perhatian serius, untuk itu program CIP ini, adalah bagian dari program dedikasi PII membina generasi.

Dalam agenda yang berlangsung sehari tersebut, selain diikuti puluhan anak, turut hadir Kepala Desa Ape Maliko, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta warga sekitar. (Fn)

Artikel Terkait

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker