Banner IDwebhost
Dunia IslamFeatured

PEPIAT Berikan Pernyataan Solidaritas Pasca Peristiwa Menteng Raya 58 Berdarah

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Pasca peristiwa Menteng Raya 58 berdarah pada Selasa (13/10) yang mengakibatkan kerusakan fisik kantor PII dan GPII serta 16 kader terluka, Persatuan Pelajar Islam Asia Tenggara (PEPIAT) turut mengeluarkan pernyataan solidaritas.

“PEPIAT meneliti sepenuhnya perkembangan yang berlaku di Indonesia melibatkan para mahasiswa. Turut memprihatinkan insiden polisi Indonesia menyerbu dan menembak gas air mata terhadap Sekretariat Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) termasuklah penangkapan beberapa 10 orang kader PII,” tulis dalam akun facebook Persatuan Pelajar Islam Asia Tenggara-PEPIAT Rasmi, Kamis (14/10).

PENYATAAN SOLIDARITI PEPIAT TERHADAP PENYERANGAN KE ATAS SEKRETARIAT PELAJAR ISLAM INDONESIAPersatuan Pelajar Islam…

Posted by Persatuan Pelajar Isla Asia Tenggara-PEPIAT Rasmi on Friday, 16 October 2020

Ahmad Farhan Rosli selaku Setiausaha Agung PEPIAT periode 2019-2021 dalam akun tersebut juga menyeru kepada pemerintah Indonesia berdamai dengan mahasiswa dengan membebaskan para aktifis yang ditangkap. PEPIAT juga mengimbau para mahasiswa Indonesia untuk tetap tenang serta memelihara batas-batas hukum yang berlaku.

Baca juga:

Kantor PII dan GPII Dirusak Aparat Kepolisian, 16 Orang Ditangkap dan Bayi 3 Bulan Terpapar Gas Air Mata

GPII Kecam Penyerangan Aparat ke Kantor Jalan Menteng Raya 58

KBPII: Ada Kekuatan Besar Meminggirkan Suara Muhammadiyah dan NU

Terakhir, PEPIAT mendoakan seluruh masyarakat Indonesia berada dalam keadaan selamat dalam suasana pandemi Covid-19. PEPIAT mengharapkan segala kemelut politik dapat ditangani dengan penuh cermat dan harmoni. (Fn)

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Check Also
Close
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker