Berita

Cuitannya Bikin Polemik, Seorang Guru Besar USU Ubah Informasi Akun Twitternya

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Alumni Universitas Sumatera Utara (USU) menyayangkan tindakan seorang guru besar Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara Profesor Yusuf Henuk dalam cuitan melalui twitter yang telah menghina Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

“Tentunya kita sebagai alumni USU sangat menyayangkan sekali atas cuitan Prof Yusuf di Twitternya itu, beliau itu kan seorang profesor yang kita jadikan panutan di kampus masak sih seperti itu ucapannya, tak sepatutnya itu beliau sampaikan,” ucap Rozi pada Jumat (15/1).

Rozi juga menyatakan tindakan yang dilakukan Guru Besar Fakultas Pertanian USU itu telah mencoreng nama baik Kampus USU.

“Tidak etis seorang profesor berbicara kasar seperti itu kepada Presiden RI ke-6 Soesilo Bambang Yudhoyono,” kata alumni Fakultas Kehutanan USU itu.

Baca juga: Pemkab Langkat Diminta Prioritaskan Usulan Pengaspalan Jalan

Rozi mendesak kepada Rektor USU Profesor Runtung Sitepu agar menindak Profesor Yusuf Leonard Henuk karena dinilai telah mencoreng nama baik almamater kampus.

“Kita meminta agar Rektor USU Prof Runtung memanggil Prof Yusuf untuk memintai pertanggungjawaban atas ucapan beliau yang dianggap telah menghina Presiden RI ke-6 itu. Tak sepatutnya mengucapkan hal seperti itu sebagai seorang profesor di kampus USU tercinta ini,” tambahnya.

Rozi yang juga pernah belajar di Fakultas Pertanian USU itu mengatakan, dirinya malu sekaligus heran dengan ucapan Prof Yusuf di media sosial (medsos).

“Saya dulu masuk ke USU ini di Fakultas Pertanian. Ada banyak profesor di fakultas ini (Pertanian) yang saya kenal dan saya masuk di kelas mereka. Tapi tak pernah saya jumpai profesor yang seperti Prof Yusuf ini model kata-kata dan ucapannya,” ujarnya dengan heran.

Baca juga: Gelar Rakorda 2020, KAMMI Medan Siap Akselerasi Isu Aktual

Eksponen Pema USU ini juga mengingatkan agar jangan mengorbankan nama baik almamater hanya demi untuk meraup keuntungan pribadi.

“Kita ingatkan kepada beliau agar jangan merusak nama baik almamater kalau mau eksis. Janganlah kayak gini caranya kalau mau eksis prof, malu kita sebagai alumni,” pintanya.

Melalui akun pribadinya @ProfYLH pada 9 Januari 2021 pukul 09.29, Prof Yusuf menulis, “Yth.@SBYudhoyono,tahu dirilah kau sudah mantan jadi jangan sok mengajari @jokowi soal pembangunan proyek strategis nasional,karena kau memang gagal&telah dijuluki:”Bapak Mangkrak Indonesia”, jadi tak pantas kau ajari @jokowi “ikan berenang”, karena pasti malu kalipun kau, paham!”

Cuitan Prof Yusuf kepada SBY.

Baca juga: Tekab Polsek Sunggal Polrestabes Medan Ringkus Pelaku Curanmor

Cuitan Prof Yusuf kepada AHY.

Lalu pada 12 Januari 2021 pukul 05.01 kembali menulis, “YthKetua Umum @PDemokrat, @AgusYudhoyono,@ProfYLH terpaksa harus buktikan memang kau BODOH sekali,karena sepanjang sejarah jatuhnya pesawat di Indonesia,tak pernah ada “GOVERNMENT ERROR” penyebabnya, tapi “7 FAKTOR” (https://t.co/2j8gD5wNJg). Maaf kau bodoh turunan,belajar lagi AHY!”

Kedua cuitan tersebut, nampaknya membuat Prof Yusuf terlebat polemik dengan beberapa akun lain dan mendapat sorotan para alumni USU. Sehingga dalam beberapa cuitan terkini Prof Yusuf memberi tanggapan balik kepada akun-akun yang menanggapinya.

Informasi akun Prof Yusuf L. Henuk sebelum mendapat protes civitas akademika USU.
Informasi akun Prof Yusuf L. Henuk setelah mendapat protes civitas akademika USU.

Akhirnya pada 15 Januari 2021 pukul 09.25 Prof Yusuf mengganti informasi akunnya, tidak lagi mencantumkan jabatannya sebagai “Professor at Faculty of Agriculture, University of Sumatera Utara (USU), Medan, North Sumatera, INDONESIA”, lalu menggantinya dengan “YLH:Dalam pelayaran mengarungi kehidupan,jangan hindari badai bergelombang,terus berlayar,karena air tenang tidak pernah menghasilkan seorang pelaut yang handal”. (RP-AMz)

Artikel Terkait

Check Also
Close
Back to top button