Banner IDwebhost
Jalan Pinggir

Suara Aktivis Perempuan di Sela Aksi Tolak UU Cipta Kerja

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Aksi mahasiswa menolak UU Omnibus Law (UU Ciptaker) tak hanya terjadi di kota-kota besar, tapi juga sampai di kota-kota kecil. Tak terkecuali di Malili, ibukota Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Pada Senin (12/10) Aliansi Mahasiswa Luwu Timur menggelar aksi penolakan terhadap UU Cipta Kerja di depan kantor DPRD Kabupaten Luwu Timur. Tak hanya soal UU Ciptaker yang mendapat banyak penolakan, kesempatan tersebut juga dimanfaatkan aktivis perempuan menyuarakan kegelisahannya.

Sri Wahyuni, mahasiswi Universitas Muslimin Indonesia (UMI) Makasar sebagai salah seorang orator dalam aksi tersebut mengingatkan masih adanya penindasan di negeri ini.

Baca juga: Sempat Jeda, Konfercab XII HIPPMAS Pilih Andi Hermansyah Jadi Ketua Umum

“Selama penindasan masih bercokol di bumi Ibu Pertiwi, maka saya kaum perempuan akan terus melawan dan memperjuangkan hak-hak rakyat kecil yang ditindas oleh para kapitalis-kapitalis negeri ini,” tegas mahasiswi dan aktivis perempuan yang akrab disapa Uni.

Uni mengingatkan untuk tidak menganggap perempuan sebagai makhluk yang lemah.

“Jangan kau anggap perempuan itu lemah. Jangan kau anggap perempuan itu penakut. Selama menyangkut persoalan ketidak benaran, maka perempuan tidak akan pernah berhenti menyuarakan kebenaran,” tekadnya. (DzA-AMz)

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker