Banner IDwebhost
Dunia Islam

Bandung Independent School (BIS): Sekolah Anak-Anak Ekspatriat

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Bandung Independent School (BIS) adalah sekolah anak anak ekspatriat yang ada di Bandung. “Dulu sekolahan ini bernama Bandung International School, berdiri tahun 1973, merupakan sekolah swasta dan independen serta sekolah co-ed yang berlokasi di Bandung, tepatnya di Jalan Surya Sumantri, Bandung, Indonesia”, kata Direktur Business Management and Non Academics, Suwardi, MBA.

Suwardi yang menjadi tuan rumah Riung Mumpulung Bandung (RIMPAN) KBPII Yogbes pada Sabtu (14/7) ini menjelaskan, Bandung Independent School (BIS) didirikan oleh komunitas ekspatriat yang ada di Bandung untuk melayani kebutuhan pendidikan anak-anaknya yang selama ini tidak bisa masuk sekolah Indonesia baik di Sekolah Negeri maupun Swasta karena hambatan bahasa pengantar.

Sekolahan ini, menurut Suwardi, berada di bawah payung Yayasan Internasional Study Group Bandung. Karena perkembangan zaman, sekolahan yang semula bernama Bandung Internasional School berubah nama jadi Bandung Independent School (BIS) pada tahun 2014.

“Semula BIS hanya menampung anak anak ekspatriat, karena permintaan masyarakat, sekarang melayani kebutuhan masyarakat baik ekspatriat maupun masyarakat umum di Bandung dengan komposisi 60% siswa ekspatriat dan 40 % siswa umum.

Bandung Independent School (BIS)
KBPII Yogyakarta berpose bersama di komplek Bandung Independent School (BIS), Jalan Surya Sumantri, Bandung seusai Riung Mumpulung, Sabtu (14/7)

Populasi siswa dari TK hingga kelas 12 adalah sekitar 230 anak dan mewakili 24 kewarganegaraan. Bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Inggris. Menggunakan program interaktif dan berdasarkan kebutuhan siswa, dirancang untuk menawarkan standar akademik yang tinggi melalui pengajaran dan pembelajaran yang inovatif”, kata Suwardi, mantan aktivis PII Daerah Yogyakarta tahun 1975an.

Karena itu maka standar kompetisi guru BIS ini juga tinggi, lanjut Suwardi, dengan menggunakan standard Eropa dan Barat. Termasuk standard gajinya dengan menggunakan dolar AS.

Staf edukasi di BIS bisa mendapat gaji sekitar 50 juta rupiah dan mendapat fasilitas perumahan 2 lantai dengan luas tanah sekitar 200m2 dengan nilai sewa 120jt/tahun. Sedang fasilitas perumahan untuk kepala sekolah lebih besar dan luas lagi.

Di BIS ini, ada sekitar 27 tenaga edukatif, 24 orang berasal dari luar negeri dan 4 orang guru dari Indonesia khusus mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Agama.

Kepala sekolahnya selama ini dipercayakan pada guru dari luar negeri, tapi mulai tahun 2018 ini dipercayakan pada SDM dalam negeri yaitu Mrs Caroline dan setiap 3 tahun dilakukan pergantian kepala sekolah.

Bandung Independent School (BIS)
Kang A Subagya, Aktivis KBPII Yogbes di komplek Bandung Independent School (BIS), Jalan Surya Sumantri, Bandung, Jawa Barat

Sementara itu besarnya SPP di BIS ini cukup tinggi untuk ukuran rakyat Indonesia. Untuk tingkat TK SPP nya 60 jt/bulan, SD 200jt/tahun, SMP 230jt/tahun dan SMA 275jt/tahun.

BIS benar-benar menjaga mutu pendidikan, karena itu satu kelas siswanya dibatasi. Untuk TK satu kelas 15 anak, SD 12 anak dan SMP 15 anak.

Model kelas kecil ini dimaksudkan agar para guru lebih mengenal karakter dan kemampuan peserta didiknya.

Meskipun uang SPP tinggi, tapi sejauh ini wali murid tidak keberatan karena outputnya memang sangat berkualitas.

(Laporan: Sudono Syueb)

Tags

Artikel Terkait

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker