Banner IDwebhost
Dunia IslamFeatured

PII Kalbar Songsong Era Baru Kepemimpinan Indonesia 5.0

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Bak anak panah yang dilesatkan dari busur, itulah kalimat yang layak digunakan mendeskripsikan gelora semangat pemuda yang terhimpun dalam organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) Kalimantan Barat.

Rupanya badai Covid-19 yang telah meluluh lantahkan dunia, semangat belajar siswa hancur, sistem pendidikan kehilangan arah, guru dipaksa melek teknologi tidak menjadikan mereka patah arang, bukan mereka tidak risau dengan Covid-19 namun berdiam saja di tengah carut marut dunia pendidikan juga tidak menyelesaikan masalah.

Segelintir pemuda akan mendeklarasikan kegiatan webinar menghadirkan narasumber berkawakan seperti Dewan Kehormatan ICMI Pusat; Jimly Ashshiddiqie, Akademisi dan Politisi Nasional; Mardani Ali Sera, Direktur Indonesia Student Forum; Yusuf Salam, Founder Satu Asa; Rafani Tuahuns dan 20 Pemimpin Milenial dalam dan luar negeri.

Baca juga : Lebanon Berduka, PB PII Dorong Pemerintah Indonesia Jamin Keamanan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Beirut

Ketua Umum Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Kalbar, Ahmad Gozali mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini untuk menyadarkan kepada para pelajar se-Indonesia untuk tetap berkontribusi positif pada bangsa dan negara yang sedang diterpa bencana global.

“Jadi tujuan kegiatan ini diselenggarakan semata-mata untuk pengabdikan usaha pada agama, bangsa, dan negara, memberi dukungan kepada pemerintah bahwa kita kaum muda selalu ada untuk Indonesia yang lebih baik, ” Katanya saat dihubungi redaksi Kanigoro Newsline melalui Whatsapp Messanger, Rabu, (12/8).

Lebih jauh pria yang akrab disapa Ghozali itu menjelaskan kegiatan tersebut mengusung tema: “Era Baru Kepemimpinan Indonesia 5.0” dilangsungkan pada Sabtu-Senin, 15-17 Agustus 2020 melalui Zoom Cloud Meeting.

Baca juga : Pemprov Kalbar Dukung Pembangunan Gedung Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Pelajar Islam Indonesia (LP3II)

Adapun bentuk kegiatan berupa Focus Group Discussion, Local Group Discussion, Gerakan Sejuta Puisi, dan ditutup dengan Panggung Ekspresi.
Agenda ini juga dihadirkan untuk menyuarakan kembali sektor pembangunan Sumber Daya Manusia (Pendidikan-Ekonomi-Kesehatan) pasca 75 tahun Indonesia Merdeka.


“Sebenarnya kita ingin mengingatkan kembali akan arti kemerdekaan RI ke- 75 yang harus mewujudkan Pembangunan SDM yang berkualitas. Apalagi masa pandemi hari ini hampir semua sektor menurun dan sudah seharusnya anak muda bangun mengambil langkah progres sebagai pemimpin masa depan mewujudkan Kepemimpinan 5.0 yang mampu mensejahterakan dan meratakan pembangunan,” terangnya.

Senada dengan yang disampaikan oleh Roby ketua panitia Kampus Pelajar Mendunia, bahwa beliau mengutarakan niat baik yang harapannya bias diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia, para pemuda/pelajar/mahasiswa.


“Agenda ini telah kami buka seluas-luasnya agar dapat diikuti oleh para generasi muda Indonesia. Kami berharap dapat menumbuhkan spirit baru untuk memajukan bangsa ini” ungkapnya.

Baca juga : Poros Pelajar : Lebih Baik Dana POP Dialokasikan Bagi Pelajar dan Guru Honorer Terdampak Covid-19


Pendaftaran telah dibuka dari tanggal 1-14 Agustus 2020 dengan membuka link bit.ly/kpmnasional2020 dan konfirmasi melalui narahubung: 089636246200 (Bob).

Di hari yang sama, Kepala Departemen Advokasi Pengurus Besar PII Afian Dwi Prasetyo mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan intelektual generasi milenial perlu untuk didukung dan disambut dengan pelukan hangat.

“Kegiatan seperti ini harus terus kita dukung, bahkan harus disambut dengan pelukan hangat,” kata pria yang akrab disapa Kang Fian ini. (Fn)

Artikel Terkait

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker