Banner IDwebhost
Berita

Dalam Werving Catar Akmil, Danrem 143/HO Kendari Ingatkan Jajarannya Agar Transparan dan Obyektif

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Untuk merekrut calon prajurit TNI AD yang profesional dan unggul harus melalui proses yang transparan dan obyektif. Hal itu ditegaskan Danrem 143/Halu Oleo Kendari Brigjen TNI Jannie Aldrian Siahaan, SE, MBA, di hadapan panitia Werving (penerimaan) Catar Akmil TA 2020.

Kepala Penerangan Komando Rayon Militer (Kapenrem) 143/HO Mayor Arm Sumarsono menyampaikan hal itu dalam keterangan tertulisnya yang diterima kanigoro.com, Senin (6/7).

Sumarsono menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan werving Calon Taruna Akmil adalah dalam rangka mengecek kesiapan masing-masing Kepala Tim Pemeriksa untuk menjadi acuan dalam proses penerimaan Taruna Akmil sehingga kegiatan dapat berjalan dengan tertib, lancar dan obyektif.

“Menyikapi hal ini untuk proses seleksi telah dibentuk tim-tim yang berkompeten dalam bidangnya masing-masing. Pemeriksaan administrasi dilakukan oleh Tim Ajenrem 143/HO, penilaian aspek bidang Jasmani oleh Tim Jasmani Korem sementara untuk penilaian kesehatan akan dilakukan oleh Tim Denkesyah Kendari,” jelasnya.

Ditekankan lebih lanjut oleh Sumarsono, bahwa sesuai petunjuk Danrem untuk masing-masing kepala tim harus mempertanggung jawabkan berjalannya proses perekrutan agar bisa berjalan lancar, serta dapat menghasilkan Calon Taruna yang handal.

Panitia Werving (penerimaan) Catar Akmil TA 2020 Korem 143/HO Kendari sedang mengikuti pengarahan Danrem.

Dalam kesempatan tersebut Danrem menegaskan kepada semua anggota yang terlibat dalam susunan kepanitiaan jangan ada yang mencoba untuk melakukan hal-hal yang merusak citra TNI.

“Saya tekankan untuk semuanya, laksanakan kegiatan ini sesuai aturan dan prosedur yang berlaku. Saya akan tindak tegas bagi yang berani berbuat macam-macam, semua harus transparan dan obyektif,” tegasnya.

Danrem juga berharap segenap tim bekerja secara profesional, bertindak jujur dan mampu menentukan pilihan terbaik yang layak menjadi calon taruna.

“Selamat bertugas,” kata Danrem di akhir pengarahannya.

Usai rapat panitia dilanjutkan dengan kegiatan rapid test yang dilaksanakan di RS. Ismoyo Kendari.

“Hari ini, kita lanjutkan dengan pemeriksaan rapid rest,” jelas Sumarsono.

Menurutnya itu penting dilakukan, agar dapat mencegah penyebaran COVID-19. “Peserta rapid tes sama sekali tidak dipungut biaya sepeser pun,” tambahnya.

Selain rapid test, Sumarsono juga mengatakan bahwa sebagai tindaklanjut perintah KASAD Jenderal TNI Andika Perkasa, untuk mengantisipasi pelaksanaan test kesegaran jasmani, maka para peserta mengikuti test Elektrokardiogram (EKG) di RST dr. R. Ismoyo.

“EKG dilaksanakan di rumah sakit kita, yaitu Rumah Sakit Tentara dr. R. Ismoyo. Tujuannya untuk mengukur dan merekam aktivitas listrik jantung dan mengetahui kesiapan para calon mengikuti seleksi Catar Akmil yang pelaksanaannya ketat,” pungkasnya.

Animo pelajar untuk menjadi Catar Akmil di Kendari meningkat. Jika pada tahun 2019 lalu hanya ada 49 orang, untuk tahun 2020 ini ada 65 orang yang mengikuti seleksi. (Amz)

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker