Banner IDwebhost
Berita

Syafiq Mughni: Soekarno Seorang Wahabi Kritis

Banner IDwebhost

Jakarta, Kanigoro.com – Ketua PP Muhammadiyah Prof Dr Syafiq Mughni dalam acara “Ngaji Bareng Bung Karno” di Megawati Institute, Jakarta, Selasa (06/6) menyatakan bahwa sebenarnya Bung Karno itu seorang pemikir muslim puritan yang ingin membersihkan Islam dari tahayul, bid’ah dan khurafat. “Itu dibentuk saat Bung Karno berinteraksi dengan Tjokroaminoto, A Hassan dan pertemuan dengan Ahmad Dahlan di Surabaya,” ujar Guru Besar Sejarah Islam UIN Sunan Ampel Surabaya.

Selain itu Syafiq menyebut Bung Karno sebagai seorang pemikir muslim rasionalis. Itu tampak dari pemikirannya tentang jilbab. Pemaduan puritanisme dan rasionalisme itulah yang dilihat Syafiq sebagai keunikan tersendiri dalam pemikiran keislaman Bung Karno. “Tidak banyak pemikir yang bisa memadukan keduanya,” tegasnya.

Syafiq melihat ada hubungan erat antara pemikiran Soekarno dengan gerakan Wahabi yang inti ajarannya adalah memurnikan tauhid. Dijelaskan Syafiq, bahwa Abdul Wahab sebagai pendiri Wahabisme mendapatkan inspirasi dari Hambali dan Ibnu Taymiyah yang bertujuan memurnikan ajaran agama dari tradisi dan pemikiran yang bertentangan dengan Tauhid.

Namun sayang saat ini ada stigma seolah-olah wahabisme atau salafisme dianggap sebagai radikal dan fundamentalis. Padahal wahabisme itu ada yang keras, namun ada juga yang moderat. Tidak bisa digeneralisir sebagai radikal semua. “Gagasan wahabisme Soekarno dikembangkan pada tahun 1930-1940-an untuk memurnikan ajaran Islam. Jauh sebelum ada salafisme jihadis seperti sekarang ini,” kata Syafiq.

Karena itulah Bung Karno mendapat gelar doktor honoris Causa dari Universitas Muhammadiyah dalam bidang falsafah agama. Namun demikian Bung Karno tidak bisa menerima sikap Wahabisme yang kurang toleran terhadap kelompok lain. “Karena itulah saya bisa mengatakan bahwa secara pemikiran tauhid Bung Karno itu bersifat wahabi-salafi, namun dalam dakwahnya dia dengan cara yang lebih toleran,” jelas Syafiq.

Syafiq menyimpulkan bahwa Soekarno itu sesungguhnya seorang Wahabi yang kritis dan tidak tekstualis.

Artikel Terkait

11 Komentar

  1. I loved as much as you’ll receive carried out right here.
    The sketch is attractive, your authored material stylish. nonetheless, you command get bought an nervousness over that you wish be delivering the following.

    unwell unquestionably come more formerly again since exactly the same nearly very often inside case you shield
    this hike.

  2. Hello there! Would you mind if I share your blog with my twitter group?
    There’s a lot of people that I think would really appreciate your
    content. Please let me know. Thank you

  3. Hey very nice website!! Man .. Excellent ..
    Superb .. I will bookmark your website and take the feeds additionally?
    I’m satisfied to find numerous helpful info right here in the submit, we want work out extra strategies in this regard, thanks forr sharing.
    . . . . .

  4. Many people notice this to be more relaxing than taking
    dance lessons on their own. He said: “There’s a scene in the film based on a shop I accustomed to know when I would have been a kid. The deep and mysterious meaning that flowers depict is explicitly preferred among present girls.

  5. It’s amazing to go to see this website and reading the views of all colleagues on the topic of
    this article, while I am also zealous of getting experience.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker