Banner IDwebhost
Jalan Pinggir

Perbumma Adat Nusantara Akan Kembangkan Kembali Pertanian di NTT

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Hadirnya Perbumma (Perkumpulan Badan Usaha Milik Masyarakat) Adat Nusantara menjadi jawaban terhadap upaya menggali potensi usaha, budaya dan adat di nusantara. Ini menjadi kebutuhan masyarakat sekarang, karena basis masyarakat Indonesia adalah masyarakat adat. Lahirnya Perbumma ini membangkitkan kembali kisah masa lalu, bagaimana peran masyarakat adat didalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Setu Albertus Emanuel salah satu Wakil Ketua Umum DPP Perbumma Adat Nusantara mengungkapkan peran penting masyarakat adat dalam melahirkan NKRI.

“Karena itu kehadiran Perbumma Adat Nusantara menjadi sangat penting. Salah satu kegiatannya adalah di bidang ekonomi, yakni pemberdayaan masyarakat. Kondisi pandemi Covid-19 saat ini memberikan gambaran yang sangat jelas, ekonomi masyarakat di desa sangat penting. Semua sektor-sektor usaha yang berbasis industri mayoritas rontok, sektor yang berbasis ekonomi kerakyatan di desa justru tumbuh, karena tahan dari berbagai macam kondisi akibat wabah covid-19,” ungkap Setu saat ditemui di kawasan Menteng Jakarta, Senin (5/10) lalu.

Baca juga: Gagasan Pembentukan Perbumma Adat Nusantara Akhirnya Terlaksana

Setu yang sudah 25 tahun bergelut di dunia konstruksi menjelaskan tiga sektor yang menjadi basis utama masyarakat.

“Yaitu pertanian, peternakan, dan perikanan. Itulah sektor utama yang tumbuh di daerah pedesaan,” imbuhnya.

Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menurut Setu menjadi prioritas pengembangan 3 sektor utama basis masyarakat.

“Dengan 3 sektor tersebut masyarakat adat bisa diberdayakan ekonominya, demi mewujudkan kesejahteraan. Dengan begitu kemiskinan dan keterbelakangan yang menjadi ciri khas masyarakat NTT akan bisa kita minimalisir,” jelasnya.

Baca juga: Perbumma Adat Nusantara Juga Rencanakan Pelatihan Bela Negara

Dikatakan Setu, pada dasarnya masyarakat NTT itu pekerja, hanya selama ini tidak pernah diberi peran.

“Melalui Perbumma Adat Nusantara ini mereka kita beru peran, melalui sektor pertanian, peternakan dan perikanan itu,” imbuh Setu yang pernah menjadi Sekjen DPP Gema Kosgoro.

Terkait masalah program di wilayah NTT, Setu menuturkan ada beberapa kegiatan yang akab diprioritaskan dalam menggali potensi wilayah tersebut

“Kita sedang menggarap pengembangan serai wangi. Sudah kita jajaki dan sudah kita lakukan berbagai survei, ternyata lahannya cocok untuk pengembangan komunitas serai wangi. Tahun ini kita sudah mulai memasarkan pengembangan serai wangi di daerah NTT,” terangnya.

Selain itu, menurut Setu juga sudah dilakukan pengembangan kunyit, jahe, pisang, kelapa, dan lain-lain, guna menghidupkan kembali tradisi sektor pertanian yang sudah lama hilang.

“Ini yang perlu kita kembangkan kembali,” kata mantan aktivis KNPI dan AMPI ini menutup keterangannya. (MA-AMz)

Baca juga:

Habib Salim Terpilih Lagi sebagai Ketua Majelis Syura dan Ahmad Syaikhu Presiden PKS Masa Bakti 2020-2025

KI Pusat Gelar Monev Keterbukaan Informasi Publik Kepada Badan Publik

Menyongsong Munas X MUI, Komisi Fatwa Siapkan Materi Pembahasan

LEU MUI Solusi Kebangkitan Ekonomi Umat di Tengah Krisis Ekonomi Akibat Wabah Pandemi

Artikel Terkait

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker