Banner IDwebhost
Berita

Jaksa Masuk Sekolah

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Tim Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara mengunjungi Madrasah Aliyah Al Wathoniyah 14 Jakarta Utara, beberapa hari lalu. Kedatangan mereka yang disambut meriah tim hadroh siswa, dalam rangka memberikan pemahaman hukum kepada peserta didik dengan tema, “Kenali hukum jauhkan hukuman.”

Program tersebut digelar untuk menumbuh-kembangkan kesadaran hukum bagi masyarakat pada umumnya dan pelajar pada khususnya. Sebagai calon-calon pemimpin di masa mendatang, sudah seharusnya para pelajar mendapat pembelajaran ilmu hukum sejak dini.

“Program ini bertujuan untuk mengenalkan produk hukum seperti undang-undang, lembaga penegak hukum seperti kejaksaan dengan tugas pokok dan fungsinya (tupoksinya) kepada kalangan pelajar, khususnya pelajar Madrasah Aliyah,” ujar Kasi Intel Kejari Kota Jakarta Utara Ridho Setiawan dalam sambutanya, Rabu (31/10/2018).

Sementara Ustadz Maulana Yususf  S. Ag, selaku Kepala MA Al Wathoniyah 14 sangat mengapresiasi program JMS tersebut. Menurutnya, dengan memberikan pemahaman hukum sejak dini akan membantu proses pembentukan karakter anak bangsa yang berbasis hukum.

“Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program achivment motivation yaitu untuk memberikan motivasi kepada para peserta didik untuk lebih berprestasi,” jelas ustadz.

Miftakhudin, tenaga pendidik pengampu mata pelajaran (mapel) Pendidikan Kerwaeganegaraan (PKM) menyampaikan bahwa sesuai UU. No. 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia Pasal 1 ayat 1, “Jaksa adalah pejabat fungsional yang diberikan wewenang oleh UU untuk bertindak sebagai penuntut umum dan pelaksana putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum yang tetap.

Selain fungsi tersebut, menurut aktivis Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) tersebut kejari juga melakukan fungsi preventif, yakni mencegah terjadinya pelanggaran hukum dengan melakukan gerakan sadar hukum. Salah satunya adalah melalui program JMS ini.

“Kali ini sekolah  kita yang kedatangan jaksa, tapi 5 atau 10 tahun kebdepan bisa jadi kejaksaan yang akan didatangi oleh siswa siswi kita untuk  mengisi jabatan struktural di dalamya,” lanjutnya.

Acara yang digelar di Aula MA Al Wathoniyah 14 ini disambut dengan antusias oleh para peserta didik terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang beragam dalam sesi tanya jawab. (*)

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker