Berita

Jatim Society Gelar Aksi, Minta KPK Ambil Alih Kasus Ekspor Fiktif Anak Perusahaan BUMD

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Sejumlah pemuda mengatasnamakan Jatim Society mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengambil alih kasus ekspor fiktif yang dilakukan PT Puspa Agro Jawa Timur. Perusahaan tersebut merupakan anak perusahaan PT Jatim Grha Utama (JGU), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jawa Timur.

Aksi tersebut dilakukan di Depan Gedung Merah Putih KPK RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa Sore (02/02).

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan Jatim Society, Ahmad Santoso, menyampaikan adanya kasus ekspor fiktif di anak perusahaan BUMD Jawa Timur yang sampai saat ini masih mangkrak.

Baca juga: Banyak Kadernya yang Korupsi, Kok Wacanakan Jabatan Presiden 3 Kali

Salah satu poster yang dibawa peserta aksi Jatim Society di depan KPK, Selasa (2/3) sore.

“Kasus ekspor fiktif yang dilakukan perusahaan anak perusahaan PT JGU tidak boleh dibiarkan, harus ada atensi khusus dari KPK karena ini jelas-jelas merugikan negara. Oknum yang mengambil keuntungan dari kasus ini harus diproses hukum,” tegasnya.

Menurut Santoso, perusahaan BUMD Jawa Timur selama ini hanya menjadi bancakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Sudah bukan rahasia lagi, bahwa dengan adanya kasus ini menjadi bukti bahwa BUMD Jatim terutama anak perusahaan Jatim Grha Utama hanya menjadi tempat mencari uang dengan jalan yang salah. Tentu ini sangat merugikan dan kepercayaan masyarakat tercederai,” ungkapnya.

Baca juga: Peringati Hari Anti Korupsi Internasional, KAMMI Soroti Kinerja Pemko Medan

Lebih lanjut, Santoso berharap kepada KPK untuk turun tangan mengungkap skandal kasus di tubuh perusahaan PT Puspa Agro Jawa Timur.

“KPK harus turun tangan, ungkap semua pelakunya dan penjarakan karena kalau ini dibiarkan maka perusahaan tersebut akan terus dipimpin oleh orang-orang yang tidak kompeten, profesional dan bersih,” pungkas Santoso. (AMz)

Artikel Terkait

Back to top button