Berita

GPN Gelar Aksi Tolak HRS ke Medan

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Gerakan Pemersatu Bangsa (GPB) menggelar aksi untuk menolak kehadiran Habib Rizieq Shihab (HRS) ke kota Medan. Aksi unjuk rasa digelar di halaman kantor DPRD Sumut, jalan Imam Bonjol dan titik nol kota Medan, yakni depan kantor pos besar, pada Selasa (1/12) siang.

GPB menilai kehadiran HRS di Sumatera Utara berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, dengan statemen kalimat jorok.

Nampak massa membawa sejumlah spanduk berisi foto HRS dan tulisan “Perusak Islam – Perusak Umat – Pemecah Belah Bangsa – Ngaku Ulama Tapi Tutur Katanya Jorok – Masyarakat Sumut Menolak Rizieq Shihab.”

Baca juga: HRS dalam Pusaran Spionase di Arab Saudi

Ustad Khair Munthe, yang menjadi salah satu orator menyatakan bahwa HRS bukan imam besar umat Islam, ia hanya imam besar ormas yang dibentuknya sendiri.

“Kalau ada masyarakat kota Medan yang mengatakan bahwa Rizieq Shihab adalah imam besar umat Islam, saya tegaskan bahwa dia bukanlah imam besar umat Islam, dia hanya imam besar buat kelompok mereka-mereka saja,” tegasnya.

Ustad Khair Munthe juga menegaskan apabila ada kelompok masyarakat yang memuji-muji dan mengagung-agungkan Habib Rizieq Shihab agar waspada, jangan sampai pujian-pujian yang disampaikan lebih tinggi daripada kepada Allah SWT.

Baca juga: HRS, King Maker Yang Ditakuti Istana

Ia meminta umat Islam waspada terhadap bentuk kesesatan berpikir yang sengaja dilakukan oleh oknum-oknum yang ingin membuat Negara Kesatuan Republik Indonesia hancur.

“Hari ini di Indonesia, ada oknum-oknum yang ingin mengacaukan kedamaian sehingga terjadi kekacauan dan kericuhan di tengah-tengah masyarakat. Ini garis besar yang harus kita pahami,” imbuhnya.

Aksi massa GPB ini diterima oleh Edward Zega, Anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan Kepulauan Nias. Mantan Bupati Nias Utara ini menyatakan bahwa aspirasi tersebut akan diteruskan ke Pimpinan DPRD dan Pemprov Sumut. Edward juga mengapresiasi aksi yang berjalan tertib dan tidak anarkis.

Aksi massa di DPRD Sumut dan tugu titik nol juga diwarnai pembakaran baliho bergambar Rizieq Shihab dengan ban bekas. (AMz)

Artikel Terkait

Back to top button