Jalan Pinggir

Regana KB PII Menyapa Warga Surakarta

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Relawan Kemanusiaan dan Siaga Bencana (Regana) Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KBPII) Jawa Tengah memanfaatkan momen Car Free Day (CFD) di sepanjang Jl. Slamet Riyadi Kota Surakarta, untuk melakukan penggalangan dana. Kegiatan tersebut dilakukan Ahad (2/2) bekerja sama dengan Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) se Zona Tengah dan Selatan (Semarang dan Solo Raya).

Penggalangan dana dilakukan dalam bentuk “Tebus Sukarela” sejumlah pakaian pantas pakai. Warga yang berminat terhadap pakaian tersebut dipersilahkan menebus dengan harga sukarela. Dana yang terkumpul dari kegiatan sebanyak 1,3 juta rupiah, selanjutnya akan digunakan sebagai dana bantuan kesiagaan dan bantuan bencana yang di sejumlah tempat yang terdampak musibah.

Selain menggalang dana, kegiatan juga dimaksudkan untuk pengenalan Regana KB PII dan PD PII. Dalam kesempatan tersebut disediakan minuman dan makanan ringan secara gratis untuk pengunjung CFD.

“Ini adalah cara kami untuk nguri-uri kebudayaan lama kita yang sekarang teramat sulit dicari, dimana masyarakat jaman dulu, biasa menyediakan minuman di depan-depan rumah mereka untuk siapapun yang membutuhkan, dan orang-orang yang meminumnya pun tak menaruh curiga atas apa yang disediakan pemilik rumah,” jelas Taufiq Jalaludin, Komandan Regional Jawa Tengah Regana KB PII.

Sebelumnya, pada hari Rabu (29/1), Regana KB PII telah memberikan bantuan sejumlah mushaf Al Qur’an, buku Iqro’, dan sejumlah dana kepada 3 pondok pesantren di desa Wates, Kedung Jati, Kabupaten Grobogan yang hingga pekan ke-3 setelah terkena dampak banjir belum tersentuh bantuan sarana ibadah, salah satunya Al Quran. Ketiga pondok tersebut adalah Ponpes Al Ittihad Ta’allumilqur’an asuhan Ust. Masyhudi dan Ust. Ulin Na’mah, Ponpes Nurul Hidayah asuhan K. Agus Munif dan Hj Af’idah serta Ponpes Nuryl Hasanah yang diasuh Ust. Samsudin dan Ust. Muhasanah.

Taufiq menambahkan, bahwa Tim Regana Regional Jawa Tengah bersama warga setempat sudah menuju lokasi yang membutuhkan bantuan. Ke depan menurut Taufiq Regana KB PII Jawa Tengah akan mengajak remaja dan pemuda seluruh Jateng untuk bersama belajar tentang SAR dan membantu korban bencana.

Regana juga menjalin kerja sama dengan NGO (Non Goverment Organizastion) lain dan memperluas jaringan persahabatan dan bantuan, menerima titipan infak/sedekah untuk korban bencana, pengobatan gratis, khitanan massal gratis, pemberian bantuan alat sekolah dan ibadah dan beberapa agenda lainnya.

“Di akhir kegiatan, para relawan akan ‘merazia’ sampah yang beserakan selama CFD,” pungkas Taufiq.

Artikel Terkait

Back to top button