Jalan Pinggir

Kiprah Para Babinsa di Masa Penerapan PPKM dan Pencegahan Bencana

Banner IDwebhost

Kanigoro.com – Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19, diperpanjang sampai 8 Febuari 2021. Di sisi lain sejumlah bencana juga terjadi beruntun di berbagai wilayah. Sehingga bagi daerah-daerah yang tergolong rawan bencana mesti waspada.

Situasi tersebut menuntut partisipasi semua pihak untuk terus menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang protokol kesehatan, mengawal pendistribusian bantuan sosial agar tepat sasaran dan melakukan antisipasi terhadap daerah rawan bencana. Terkait hal ini, Bintara Pembina Desa (Babinsa), unsur pelaksana TNI AD di tingkat Komando Rayon Militer (Koramil), juga tak mau ketinggalan.

Baca juga: Camat Tangse Salurkan BLT Didampingi Personil TNI-Polri

Seperti yang dilakukan Sertu Harnawan, Babinsa Kelurahan Joyotakan, Koramil 03/Serengan, Kodim 0735/Surakarta. Pada Sabtu (30/1) lalu, melakukan monitoring pelaksanaan pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap X yang bertempat di Pendopo Kelurahan Joyotakan.

Sertu Harnawan memantau pendistribusian BST.

Dari hasil pantauannya, Sertu Harnawan menginformasikan, pembagian BST tahap X dari Kementerian Sosial, kepada warga Kelurahan Joyotakan berlangsur lancar, aman dan tertib serta tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebanyak 759 KK menerima BST masing-masing dengan nominal Rp300.000,00.

“Pembagian dilakukan dalam 2 tahap, hari Sabtu (30/1) khusus untuk warga RW I, II dan III sebanyak 334 KK. Pada hari Ahad (31/1) untuk warga RW IV, V dan VI sebanyak 425 KK,” terangnya.

Baca juga: KPK Menyoroti Data Bansos, Apakah Sudah Akurat?

Sementara Sertu Priyanto dan Koptu S. Tito, Babinsa Kelurahan Danukusuman Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, memantau pelaksanaan PPKM di Pasar Harjodaksino, Jalan Yos pada hari Sabtu (30/01).

Kepada penjual dan pembeli di pasar, keduanya mengingatkan agar selalu menaati protokol kesehatan. Yakni rajin cuci tangan, pakai masker, menjaga jarak selama berada dalam pasar, maupun saat di luar pasar.

Sertu Priyanto dan Koptu S. Tito memantau PPKM di Pasar Harjodaksino, Serengan, Surakarta.

Tak berbeda jauh dengan yang dilakukan Babinsa Kelurahan Tipes Koramil 03/Serengan, Kodim 0735/Surakarta, Sertu Sarmin. Penerapan PPKM di hotel, restauran, mal-mal dan pusat keramaian lain yang berada di wilayah tugasnya senantiasa dalam pantauannya.

Baca juga: Saatnya Mensos Non Partisan

Hotel Indah Palace yang berlokasi di Jalan Veteran Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, menjadi sasaran kegiatannya pada Ahad (31/1). Kepada para pengunjung dan pengelola hotel serta tempat-tempat pusat keramaian lainnya yang ada di kawasan Kelurahan Tipes, Sertu Sarmin senantiasa menghimbau agar tertib dalam menaati protokol kesehatan Covid-19.

“Disiplin terhadap protokol kesehatan Covid-19 pada saat keluar rumah, dengan memakai masker, jaga jarak dan selalu membawa handsanitizer, dilakukan untuk mencegah timbulnya klaster baru penyebaran Covid-19. Juga untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Surakarta,” terang Sertu Sarmin.

Sertu Sarmin mengecek penerapan protokol kesehatan di Hotel Indah Palace, Serengan, Surakarta.

Baca juga: Komitmen Syari’ah Hotel Solo, Menjadi Pelopor dan Panutan Bisnis Hotel Syari’ah

Adakalanya Babinsa melakukan pemantauan bersama dengan Babinkamtibmas (Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), yakni petugas Polri di tingkat desa/kelurahan yang merupakan penghubung Polri dengan masyarakat dalam komunitasnya. Seperti yang dilakukan Babinsa Kelurahan Kemlayan, Koramil 03/Serengan, Kodim 0735/Surakarta, Koptu Catur Handoko bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Sarjono. Pada Senin (1/2) keduanya melakukan pemantauan Singosaren Plaza di Jalan Gatot Subroto Kelurahan Kemlayan bersama petugas sekuriti setempat.

Sebagai salah satu pusat jual beli hp di Surakarta, Singosaren Plaza merupakan pusat keramaian.

“Karena itu sejak dimulainya PPKM sudah diingatkan agar setiap toko menyediakan handsanitizer dan pegawai konter agar selalu memakai masker,” terang Koptu Catur.

Dikatakan Koptu Catur, anak-anak di bawah umur 15 tahun dilarang memasuki mall dan pertokoan hp.

Baca juga: Biro Umroh dan Haji Terdampak Keputusan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi

Koptu Catur Handoko dan Aiptu Sarjono memantau PPKM di pusat jual beli hp Singosaren Plaza, Serengan Surakarta.

Ketua Paguyuban Pedagang HP Singosaren Plaza, Dendi menyambut baik himbauan tersebur.

“Kami selalu menekankan dan mengingatkan kepada pegawai konter, pengunjung maupun pembeli agar menaati protokol kesehatan mulai dari pintu masuk maupun selama di dalam toko saat proses jual beli,” ucapnya.

Tak hanya di kawasan perkotaan Babinsa menunjukkan perannya, di daerah perdesaan Babinsa juga tak boleh diabaikan perannya. Serka Samijo yang merupakan Babinsa Desa Wonodoyo, Koramil 07Cepogo, Kodim 0724/Boyolali bersama warga dan relawan melaksanakan penanaman pohon Suren di lereng pegunungan sekitar Dukuh Taring pada Senin, 1 Februari 2021.

Menurut Serka Samijo, ada sekitar 100 pohon Suren yang ditanam di lereng pegunungan. Kegiatan penanaman Pohon Suren ini dilakukan untuk mencegah terjadinya tanah longsor, mengingat wilayah tersebut berada di lereng Gunung Merapi, yang akhir-akhir ini aktivitasnya meningkat.

Baca juga: Siaga Merapi, LPPM UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Adakan KKN Berbasis Relawan Bencana

Serka Samijo sedang melakukan penanaman pohon Suren di lereng Gunung Merapi.

“Kegiatan ini murni dilakukan karena kami sadar dan peduli terhadap lingkungan. Semua komponen wajib menjaga dan melestarikan hutan lindung agar tetap hijau. Selain itu juga untuk menimalisir terjadinya bencana tanah longsor dan banjir. Apalagi, saat ini mulai musim penghujan,” jelas Serka Samijo.

Diterangkan lebih lanjut oleh Serka Samijo, akar tanaman Suren yang kuat akan memperkokoh kondisi tanah sehingga jalan yang kebetulan berada di antara tebing dan sungai akan tidak mudah longsor.

“Pada musim penghujan akar pohon-pohon akan menyerap air, sehingga nantinya sebagai cadangan kalau musim kemarau datang,” tambahnya.

Serka Samijo juga berharap agar masyarakat bisa memperhatikan dan terus merawat sehingga pohon Suren tersebut bisa hidup besar dan nanti hasilnya bisa dinikmati oleh warga.

Achmad Marzoeki
Bahan-bahan dikumpulkan Agus Suyono

Artikel Terkait

Back to top button