Dunia IslamFeatured

PW PII Papua Audiensi dengan Pemprov dan Kepala Kesbangpol Bicarakan Persoalan Pendidikan

Kanigoro.com – Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Papua bersilaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Papua yang di terima langsung oleh Asisten Daerah III, Ridwan Rumasukun dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Erlita Tambunan, Kamis (16/1).

Ada beberapa hal yang disampaikan oleh PW PII Papua, yaitu pengenalan Personalia Stuktur dan selayang pandang Organisasi PII, penyampaian program kerja PW PII Papua, mengundang Pemerintah Provinsi Papua ikut serta dalam Pelantikan, diskusi problematika kebangsaan dan pendidikan, serta peranan Ormas untuk membantu Program kerja Pemerintah dalam menyelesaikan isu-isu yang terjadi di kalangan masyarakat.

Ridwan Rumasukun menyampaikan beberapa hal tentang permasalahan Kebangsaan dan Pendidikan yang terjadi di Provinsi Papua.

“Pertama mengenai kebangsaan yang mana peranan masyarakat dan Stakeholder dalam merawat keutuhan bangsa dan menjaga keutuhan Papua agar tercapainya pembangunan daerah untuk mencapai Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera yang Berkeadilan.” kata Ridwan.

Kemudian Ridwan juga menanggapi masalah pendidikan yang ada di Papua itu sangat kompleks yang menjadi pokok permasalah, yaitu akses, mutu dan kelola pendidikan belum optimal.

“Hal itu menjadi akar masalah dalam pendidikan apalagi dengan persoalan terkait angka buta aksara (ABA), dan kesadaran literasi.” tambah Ridwan.

Adapun arahan yang diharapkan dengan adanya peranan PII yang berorientasi terhadap pendidikan dan kebudayaan dapat membantu kinerja pemerintah dalam menuntaskan permasalahan-permasalahan yang ada.

Adapun hal yang disampaikan oleh KESBANGPOL terkait keberadaan PII dalam struktur keorganisasian pemerintahan secara administrasi terdaftar namun, keberadaannya sudah tidak aktif lagi sehingga harus segera di daftarkan kembali.

Ketua Umum PW PII Papua, Yuliana Patma Sari, turut menyampaikan beberapa peranan yang akan dilakukan oleh PW PII Papua.

“Pertama mengenai Prosesi Training dan Kursus yang dilakukan oleh PII menjadi wadah untuk pelajar dalam mengembangkan minat dan bakatnya.” kata Yuliana.

Yuliana juga menambahkan, pendidikan bangsa berkarakter yang dilakukan PII harus menjadi wadah untuk Pembentukan Kepribadian Nasionalisme oleh pelajar di Papua.

“Tentang Literasi yang menjadi Program besar yang digagas oleh PII akan menyelenggarakan pelatihannya dalam bentuk kursus Jurnalistik dan Perpustakaan Berjalan. Semua itu bisa Berkolaborasi dan Sinergi untuk membantu Program Pemerintah.” lanjut Yuliana.

Yuliana juga menyampaikan tentang rencana pelantikan yang memiliki konsep Dialog Kebangsaan dengan Tema Pendidikan “Pelajar berkarakter merawat keutuhan bangsa menutu pendidikan papua bangkit”.

Selanjutnya

Artikel Terkait

google.com, pub-7568899835703347, DIRECT, f08c47fec0942fa0