BeritaFeatured

Syawalan KBPII Sleman dan Harba PII Ke-72

Kembali ke Basis Pertahanan Keimanan dan Kedamaian, Persatuan yang Berjalan di Atas Pesan Al Qur'an

Kanigoro.com – Lebih dari dua ratus orang Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KBPII) Kabupaten Sleman bersyawalan di RM Gendhuk Wulan Margodadi, Sayegan, Sleman. Turut hadir dalam acara ini Prof. Djamān Nuri sekaligus memberikan tausiyah. Ahad, (16/6).

Dalam tausiyahnya, Prof. Djaman Nuri mengatakan “Acara ini sekaligus menguhkan semangat ukhuwah iman dan Islam dalam ajaran silaturahim. Sehingga bisa memperjuangkan KalimatulLāh hiyal ‘ulyā. Demikian pula bisa memperteguh amar makruf dan pencegahan kemungkaran.”

Menurutnya, semangat persatuan agar menjadi umat terbaik berada di dalam garis perjuangan PII. Demikian pula gerakan amal Muhammadiyah dan seterusnya terus menjunjung tinggi ajaran dan semangat silaturahim.

Prof. Djamān Nuri menyebutkan “Ruh ajaran silaturahim seperti kita lakukan dalam Syawalan ini telah digagas dalam ayat ‘Wal arhām‘, ayat lain ‘Fal yasil rahimah’. Sedang dalam hadits kita dapati seperti perintah saling berjabatan tangan; ‘Tashofahu’ bahkan sampai-sampai kemudian Allah Ta’ala memaafkan seluruh kesalahan kita ‘illā an yaghfira lahu...’ “

“Dalam konteks komunikasi dakwah dan perjuangan umat ini Allah SWT berfirman, “Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan kebajikan dan berkata, Sungguh, aku termasuk orang-orang muslim yang berserah diri?” (QS. Fussilat 41: Ayat 33).” imbuhnya.

“Masalah kita adalah persatuan umat, maka pedoman inti harakah dan jiwa kader PII tak lain strategi mempertahankan keimanan dalam setiap jejaring perjuangan yang saling terhubung.” tambahnya.

Beliau juga mengajak agar kembali ke basis pertahanan keimanan dan kedamaian, persatuan yang berjalan di atas pesan Al Qur’an. Sehingga kader umat tidak tergoda dalam pola hidup “hubbud dunyā wa karohiyatul maut.”

Prof. Djamān Nuri menutup dengan memberikan pesan bijak, “Terakhir selayaknya kader PII hidup layaknya strategi dua mata. Bukan berjuang hidup sepenuhnya bergantung pada kedua tangan. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakātuh.”

Sambil beberapa Kanda Yunda kemudian berjabat tangan, acara diselingi koor adik-adik PII Wati Sleman. Tak kalah pembagian 19 paket sumbangan door prize kepada beberapa Keluarga Besar PII lingkungan Kab Sleman.

Pada akhir acara, salah satu KB PII Sleman, Emma, mengundang jamaah KB PII Sleman agar dapat berangkat ke pertemuan lintas generasi di Ma’had Ikhsān Fikri Pabelan Magelang pada Ahad 30 Juni.

Insyā Allāh seratus Warga akan bersama berangkat memeriahkan acara syawalan dan silaturahim tingkat wilayah Yogyakarta Besar. Rencananya dihadiri oleh Menpera periode Presiden SBY Kanda Yusuf Asy’ari dan Kanda Jazir ASP.” ungkap Emma.

Tags
Selanjutnya
google.com, pub-7568899835703347, DIRECT, f08c47fec0942fa0