Berita

BPJamsostek Perpanjang Kerjasama Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dengan Ikatan Notaris Indonesia

Kanigoro.com – Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan wajib dimiliki oleh seluruh Pekerja Indonesia apapun jenis pekerjaannya.

Hal tersebut tertuang dalam  UU nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistim Jaminan Sosial Nasional (SJSN) Dan UU nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS. Perlindungan tersebut dimaksudkan agar pekerja dan keluarga terlindungi dari resiko sosial yang terjadi bila pekerja mengalami resiko dalam melakukan aktivitas pekerjaannya.

Untuk memenuhi amanah tersebut, sebagai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang memberikan  perlindungan paripurna bagi pekerja Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan atau yang sekarang dikenal dengan BPJamsostek, melakukan kerjasama dengan berbagai pihak agar program jaminan sosial Ketenagakerjaan dapat segera dirasakan oleh para pekerja, termasuk dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI).

Hal ini ditandai dengan dilakukannya penandatanganan perpanjangan kerjasama antara Direktur Utama BPJamsostek Agus Susanto dengan Ketua Umum Ikatan Notaris Indonesia (INI) Yualita Widyadhari, dalam bentuk Nota Kesepahaman antara BPJamsostek dengan Ikatan Notaris Indonesia Tentang Sinergi Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Agus mengatakan, ini adalah perpanjangan Nota Kesepahaman kami dalam hal sosialisasi dan edukasi program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada notaris dan pekerja yan bekerja di kantor notaris melalui Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah Dan Pengurus Daerah dari INI. “Jadi, nantinya bukan hanya Notarisnya yang akan terdaftar sebagai peserta BPJamsostek, tapi juga para pekerja yang dipekerjakan di Kantor Notaris”.

“Saat ini terdapat 17.000 potensi pekerja dari sekitar 2800 Kantor Notaris di Indonesia, namun baru 12.000 pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJamsostek. Data ini pasti akan terus meningkat dan ini menunjukkan bahwa kami punya tugas yang besar untuk mengoptimalkan kerjasama yang ada dalam rangka memberikan edukasi kepada para pekerja, khususnya para Notaris dan Pekerja di kantor Notaris,” kata Agus.

Agus menjelaskan, dalam Nota Kesepahaman tersebut tertuang komitmen masing-masing pihak untuk mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dan kewenangannya guna meningkatkan kesadaran hukum bagi Pemberi Kerja/Badan usaha di Indonesia untuk memenuhi hak dan kewajiban Pemberi Kerja/Badan Usaha terhadap pekerjanya dalam memperoleh hak perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami berharap hubungan baik dan kerjasama yang kami bangun dengan berbagai mitra dapat membantu penyebarluasan informasi manfaat BPJamsostek bagi pekerja Indonesia termasuk peningkatan manfaat baru yang kami berikan tanpa adanya kenaikan iuran,” jelas Agus.

“ni merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam memberikan kepastian Perlindungan bagi warga negara nya dan semoga pekerja Indonesia menjadikan perlindungan BPJamsostek sebagai kebutuhan primer dalam melakukan aktivitas pekerjaannya sehari-hari,” pungkas Agus (Azw/t)

Selanjutnya

Artikel Terkait

google.com, pub-7568899835703347, DIRECT, f08c47fec0942fa0
mgid.com, 469747, DIRECT, d4c29acad76ce94f