ArtikelFeatured

Saatnya Amien Rais Duduk Manis di Kongres ke 5 PAN

Oleh: Sudono Syueb (Mantan Anggota Fraksi PAN DPRD Jatim 2004-2014)

Sudah 3 Ketum PAN yang diendorse Amien Rais, tapi ketiga-tiganya gagal mendongkrak suara PAN secara nasional. Sekelas Soetrisno Bachir, seorang saudagar kaya raya, yang tidak begitu dikenal di internal PAN, diendors Amien Rais sepenuh jiwa raga untuk jadi Ketum DPP PAN 2005-2010 pada Kongres ke 2 PAN di Semarang, tapi tidak mampu mendongkrak suara PAN, bahkan turun. Yang semula kursi PAN di DPR RI sejumlah 53 kursi, ketika Ketum DPP PAN dipegang Amien Rais, turun jadi 46 kursi.

Setelah Soetrisno gagal menaikkan kursi PAN di DPR RI, endorsement Amien Rais beralih ke kader PAN, Hatta Rajasa, di Kongres ke 3 PAN di Batam, untuk jadi Ketum PAN 2010-2015, tapi kerja kerasnya Hatta Rajasa selama 5 tahun tidak begitu menggembirakan hasilnya, karena pada pemilu 2014, kursi PAN di DPR RI hanya naik 2 kursi dari perolehan Soetrisno Bachir, yaitu 48 kursi. Mungkin Hatta Rajasa dianggap gagal oleh Amien, maka dukungan Amien mengarah ke besannya sendiri, Zulkifli Hasan. Lagi lagi ketum PAN tidak bisa tingkatkan kursi, bahkan turun 4 kursi dari Hatta Rajasa (48 kursi) dan turun 2 kursi dari Soetrisno Bachir (46 kursi), Zulhas hanya mampu mendulang 44 kursi.

Oleh karena itu ada endorsement dari Amien Rais atau tidak pada Caketum PAN 2020-2025 sesungguhnya tidak significan terhadap perolehan kursi PAN di DPR RI.

Biarlah peserta kongres PAN yang menentukan siapa bakal kandidat Ketum PAN. Karena memang, menurut Siti Zuhro, pengamat politik dari LIPI, Amien Rais bukan satu satunya pemilik suara (news.detik.com 26/11).

Maka biarlah DPW dan DPD PAN seluruh lndonesia sebagai pemilik suara sah yang menentukan siapa Caketum PAN mendatang dalam pemilihan yang demokratis tanpa rekayasa aklamasi dari siapa pun.

Ini berarti sudah saatnya siapa pun punya peluang jadi Caketum PAN, termasuk bagi petahana Zulkifli Hasan untuk berlaga lagi jadi Ketum DPP PAN 2020-2025.

Dan bagi para kandidat, berlagalah secara elegan tanpa bagi bagi bingkisan dan janji-janji manis pada pemilik suara kongres.

Tags
Selanjutnya

Artikel Terkait